![]() |
| Keran Air |
Dokter, saya seorang bapak usia 40 tahun. Keluhan saya adalah
jarangnya buang air kecil. Dalam satu hari paling banyak saya buang air
kecil 3 kali. Yang ingin saya tanyakan, apakah penyebabnya dan apakah
hal itu masih terhitung normal dan bukan suatu kelainan?
Dari: Ahmad
Jawaban:
Bapak yang dirahmati Allah, terima kasih atas kesediaan Bapak untuk berkonsultasi dengan kami.
Volume air kemih sehari-hari dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:
- Konsumsi air yang masuk (untuk air putih, pada dewasa sehat dengan
aktivitas sehari-hari diperlukan sekitar 2 L air, bisa lebih tergantung
jenis aktivitas). Semakin sedikit minum, semakin sedikit pula yang
keluar, dan sebaliknya.
- Jumlah air yang keluar dari tubuh selain berkemih (saat bernafas, keringat, muntah, buang air besar).
- Kesehatan kerja organ tubuh seperti jantung dan khususnya ginjal.
- Adanya penyakit tertentu yang mempengaruhi pengeluaran air kemih, misalnya diabetes mellitus dan diabetes insipidus.
Volume air kemih yang normal dalam sehari berkisar antara 1-2 L, atau
lebih tepatnya, 0.5 ml/kg BB/jam, yang terbagi dalam beberapa kali
perkemihan (hal ini jika asupan cairan mencukupi). Jumlah urin < 400
ml perhari disebut oliguria, yang biasanya mengindikasikan gangguan kesehatan,
khususnya pada ginjal. Begitu pula jika volume urin > 3 L perhari
(poliuria). Oliguria sendiri dapat disebabkan oleh asupan minum yang
sangat kurang, kelebihan produksi keringat misalnya berada lama diluar
rumah saat cuaca sangat panas, kurangnya volume darah atau tidak
efektifnya kerja jantung untuk memompa darah ke ginjal, atau gangguan
pada ginjal, seperti gagal ginjal akut, atau sumbatan pada saluran
kemih.
Dengan demikian, jika asupan cairan Bapak cukup, ada kemungkinan
kondisi yang Bapak alami disebabkan oleh suatu gangguan pada organ
perkemihan, dan kami sarankan Bapak untuk memeriksakan diri dan
berkonsultasi dengan ahli kesehatan terdekat, semisal dokter umum, atau spesialis penyakit dalam.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com









0 comments:
Post a Comment